Rintikan air hujan membuat garis indah diatas kaca jendela
dihadapanku, aku masih menatapi lalu lalang jalan didepan cafe
berlantai dua ini. menyeka air mataku yang terus mengalir dipelupuk mataku. mengapa hujan ini membuatku semakin sedih...seakan-akan ia mengetahui apa yang kurasa saat ini.
sesekali aku melihat handphone yang tak ingin kuhiraukan. 30 Missed Call.
"satu roti bakar dan es milo, silahkan." satu orang pelayan cafe itu menggagetkanku.
"oke, terimakasih" balasku singkat.
ku pejamkan mataku, meresapi sesak dan sakitnya hati yang telah mengakar 2 bulan terakhir ini.
Tuhan..bantu aku melupakan semua ini.
Fatha namanya, sosok yang amat sangat kupercaya hingga sakit yang kurasa membabi buta yang tak kutau dimana letak obatnya.
cinta, aku benci cinta.
sayang, aku benci rasa sayang.
to be continue....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar